Apakah Sindrom Guillain-Barre Bisa Disembuhkan?

Apakah Sindrom Guillain-Barre Bisa Disembuhkan?
Ilustrasi pengidap sindrom Guillain-Barré. Credits: Freepik

Bagikan :

Sindrom Guillain-Barre atau Guillain-Barre Syndrome (GBS) adalah penyakit autoimun yang menyerang sistem saraf perifer dan menyebabkan kelemahan otot hingga kelumpuhan. Ketika didiagnosis dengan GBS, pertanyaan pertama yang sering muncul adalah apakah penyakit ini bisa disembuhkan?

Kekhawatiran tersebut wajar, mengingat GBS dapat memengaruhi kemampuan bergerak dan kualitas hidup penderitanya dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Jadi, apakah GBS bisa disembuhkan?

 

Apa itu Sindrome Guillain-Barre dan Bahayanya?

Sindrom Guillain-Barré (GBS) merupakan gangguan saraf langka yang bersifat autoimun. Pada kondisi ini, sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang sistem saraf perifer, yaitu saraf di luar otak dan sumsum tulang belakang. Akibatnya, terjadi peradangan dan kerusakan pada selubung pelindung saraf yang mengganggu penghantaran sinyal saraf ke otak.

Kerusakan saraf tersebut dapat menimbulkan berbagai gejala, mulai dari kelemahan otot, mati rasa, dan kesemutan, hingga kelumpuhan.

Bahaya utama GBS terletak pada perkembangan gejalanya yang sangat cepat. Kondisi ini dapat berubah menjadi keadaan darurat medis apabila kelemahan menyebar ke otot pernapasan dan menyebabkan kesulitan bernapas. Para ahli menyebutkan bahwa hingga sekitar 22% penderita GBS memerlukan bantuan ventilator untuk bernapas pada minggu pertama perawatan.

Selain itu, GBS juga dapat memengaruhi sistem saraf otonom yang berperan dalam mengatur tekanan darah, detak jantung, dan fungsi pencernaan. Gangguan ini berisiko menimbulkan komplikasi serius, seperti gangguan irama jantung atau tekanan darah yang tidak stabil.

Baca Juga: Tanda-Tanda Sindrom Mobius, Kelainan Langka Penyebab Kelumpuhan Wajah

 

Dampak Terkena Sindrom Guillain Barre 

Gejala awal sindrom Guillain-Barré (GBS) umumnya berupa kesemutan dan kelemahan pada kaki yang kemudian menyebar ke lengan dan wajah. Dalam hitungan hari hingga minggu, kondisi ini dapat memburuk dan berkembang menjadi kelumpuhan total.

Dampak jangka pendek GBS meliputi ketidakmampuan berjalan, kesulitan menelan atau berbicara, nyeri saraf yang berat, serta gangguan fungsi kandung kemih dan usus. Jika tidak ditangani dengan cepat, GBS dapat menimbulkan komplikasi serius, antara lain:

  • Gangguan pernapasan akut yang mengancam nyawa
  • Pembekuan darah
  • Luka tekan akibat berbaring dalam waktu lama
  • Ketidakstabilan tekanan darah dan detak jantung

Meski sebagian besar penderita dapat pulih, sekitar 30% orang dewasa masih mengalami sisa gejala seperti kelemahan otot, kesemutan, atau kelelahan kronis hingga tiga tahun setelahnya. Pada anak-anak, proses pemulihan umumnya lebih baik dibandingkan pada orang dewasa.

Baca Juga: Sama-Sama Alami Kelumpuhan Wajah, Apa Beda Bell's Palsy dan Ramsay Hunt Syndrome?

 

Apakah Sindrom Guillain-Barre Bisa Disembuhkan?

Saat ini belum ada obat yang dapat menyembuhkan sindrom Guillain-Barré (GBS) secara langsung. Namun, tersedia terapi yang terbukti efektif untuk mengurangi keparahan gejala dan mempercepat proses pemulihan, terutama jika diberikan dalam dua minggu pertama sejak gejala muncul.

Dua terapi utama yang umumnya direkomendasikan meliputi:

  • Plasma exchange (plasmapheresis), yaitu prosedur untuk mengeluarkan antibodi berbahaya dari plasma darah sehingga serangan sistem imun terhadap saraf dapat dihentikan.

  • Immunoglobulin intravena (IVIG), yaitu pemberian antibodi sehat dari donor melalui infus untuk menetralkan antibodi yang merusak saraf.

Proses pemulihan GBS biasanya berlangsung secara bertahap. Sebagian penderita mulai menunjukkan perbaikan dalam waktu 2–3 minggu setelah gejala muncul. Sekitar 80% penderita dapat kembali berjalan secara mandiri dalam enam bulan, dan sekitar 60% di antaranya mengalami pemulihan kekuatan otot secara penuh dalam waktu satu tahun.

Dengan penanganan yang tepat dan rehabilitasi yang optimal, banyak penderita GBS dapat kembali menjalani aktivitas dan kualitas hidup yang mendekati normal.

 

Jika masih memiliki pertanyaan seputar sindrom Guillain-Barré, Anda dapat berkonsultasi langsung dengan dokter melalui layanan konsultasi pada aplikasi Ai Care yang tersedia di App Store dan Play Store.

 

Mau tahu informasi seputar penyakit lainya? Cek di sini, yah!

Writer : Agatha Writer
Editor :
  • dr Nadia Opmalina
Last Updated : Selasa, 13 Januari 2026 | 12:50
article-banner

John Hopkins Medicine. Guillain-Barré Syndrome. Available from: https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/guillainbarr-syndrome 

Mayo Clinic (2024). Guillain-Barre syndrome. Available from: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/guillain-barre-syndrome/symptoms-causes/syc-20362793 

Cleveland Clinic (2023). Guillain-Barré Syndrome. Available from: https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/15838-guillain-barre-syndrome