Jam Tidur Teratur Ternyata Mampu Menurunkan Tekanan Darah

Jam Tidur Teratur Ternyata Mampu Menurunkan Tekanan Darah
Ilustrasi tidur. Credit: Freepik

Bagikan :

Perubahan gaya hidup sehat dapat membantu menurunkan tekanan darah. Selain berolahraga dan menjaga pola makan, penelitian terbaru menunjukkan bahwa memiliki jadwal tidur yang teratur juga dapat berkontribusi dalam menurunkan tekanan darah.

 

Hubungan Antara Jadwal Tidur Teratur dengan Penurunan Tekanan Darah

Sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa memiliki jadwal tidur yang teratur (tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap malam) dapat membantu menurunkan tekanan darah. Dalam studi berskala kecil tersebut, peserta yang mulai konsisten dengan jam tidur mereka mengalami penurunan tekanan darah yang cukup signifikan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta dengan jadwal tidur teratur mengalami penurunan tekanan darah sistolik (angka atas) rata-rata sebesar 4 poin dan tekanan darah diastolik (angka bawah) sekitar 3 poin. Peneliti juga menambahkan bahwa penurunan tekanan darah malam hari sebesar 5 poin dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular hingga lebih dari 10%.

Para ahli menilai kebiasaan ini sebagai salah satu perubahan gaya hidup sehat yang sederhana dan minim risiko untuk membantu mengendalikan tekanan darah, terutama pada pengidap hipertensi.

Jadwal tidur yang tidak teratur dapat mengganggu jam biologis otak sehingga ritme sirkadian menjadi tidak sinkron. Akibatnya, tekanan darah tidak turun secara optimal pada malam hari dan justru dapat melonjak berlebihan di pagi hari, yang pada akhirnya meningkatkan risiko stroke dan gangguan kardiovaskular lainnya.

Penelitian lain juga menunjukkan bahwa gangguan tidur, seperti jadwal tidur yang tidak teratur, durasi tidur yang terlalu singkat, serta kualitas tidur yang buruk, dapat meningkatkan tekanan darah dalam 24 jam.

Selain berdampak langsung pada tekanan darah, gangguan tidur dapat memicu berbagai perubahan fisiologis lain yang berperan dalam peningkatan tekanan darah dan peradangan, antara lain:

  • Gangguan regulasi hormon kortisol.
  • Penurunan sensitivitas insulin.
  • Peningkatan aktivitas sistem renin–angiotensin–aldosteron (RAAS).

Baca Juga: Makanan Tinggi Protein untuk Menurunkan Tekanan Darah

 

Pentingnya Kualitas Tidur Terhadap Kesehatan Jantung

Orang dewasa yang tidur kurang dari 7 jam setiap malam cenderung memiliki risiko lebih tinggi mengalami berbagai masalah kesehatan, seperti penyakit jantung, asma, dan depresi. Sejumlah kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, termasuk serangan jantung dan stroke.

Saat tidur normal, tekanan darah akan menurun secara alami. Namun, jika terjadi gangguan tidur, tekanan darah dapat tetap tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama. Kondisi ini meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Selain berkontribusi pada hipertensi, gangguan tidur juga dapat mengganggu pengendalian kadar gula darah dan meningkatkan risiko obesitas.

Baca Juga: Adakah Efek Samping Tidur di Samping Ponsel?

 

Rutinitas Sebelum Tidur yang Dapat Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Olahraga dan pola makan sehat merupakan bagian penting dari gaya hidup untuk membantu menurunkan tekanan darah. Namun, aktivitas yang dilakukan pada malam hari juga berperan besar dalam menjaga kesehatan jantung.

Beberapa rutinitas malam hari yang dapat membantu menurunkan tekanan darah antara lain:

  • Batasi konsumsi alkohol: Alkohol dapat mengganggu efektivitas obat dan memberi beban tambahan pada jantung serta pembuluh darah. Semakin banyak alkohol yang dikonsumsi, semakin tinggi risiko peningkatan tekanan darah. Sebagai alternatif, pilih minum air putih, jus buah tanpa tambahan gula, atau teh herbal.
  • Rutin minum obat: Obat hipertensi sering diresepkan untuk diminum pada malam hari. Pastikan mengonsumsinya setiap hari pada waktu yang sama agar efek obat tetap optimal.
  • Latihan relaksasi: Latihan relaksasi sebelum tidur, seperti pernapasan dalam atau meditasi ringan, dapat membantu menurunkan tingkat stres dan tekanan darah, sekaligus meningkatkan kualitas tidur.
  • Hindari camilan tinggi natrium: Pada malam hari, sebaiknya batasi camilan tinggi natrium karena dapat meningkatkan tekanan pada pembuluh darah. Pilih camilan yang lebih sehat, seperti buah segar atau kacang-kacangan tanpa tambahan garam.

 

Kualitas tidur yang baik dan jadwal tidur yang teratur ternyata berperan penting dalam membantu menurunkan tekanan darah. Jika Anda memiliki tekanan darah tinggi, sebaiknya konsultasikan ke dokter mengenai gaya hidup yang sehat untuk menurunkan tekanan darah. Anda juga bisa memanfaatkan fitur konsultasi pada aplikasi Ai Care yang bisa diunduh melalui App Store atau Play Store

 

Mau tahu tips dan trik kesehatan, pertolongan pertama, dan home remedies lainnya? Cek di sini, ya!

Writer : Ratih AI Care
Editor :
  • dr Nadia Opmalina
Last Updated : Selasa, 16 Desember 2025 | 11:47
article-banner

Schulman- Seladi, J. (2025). Going to Bed At the Same Time Every Night May Help Lower Blood Pressure. Available from: https://www.healthline.com/health-news/regular-bedtimes-may-help-lower-blood-pressure

Berman, R. (2025). Regular bedtimes could help lower blood pressure, study shows. Available from: https://www.medicalnewstoday.com/articles/regular-bedtimes-could-help-lower-blood-pressure-study-shows

Mayo Clinic. 10 ways to control high blood pressure without medication. Available from: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/high-blood-pressure/in-depth/high-blood-pressure/art-20046974

Manaker, L. (2025). 5 Things to Do Before Bed to Help Lower Blood Pressure, According to a Cardiologist. Available from: https://www.eatingwell.com/things-to-do-before-bed-to-lower-blood-pressure-11777941