• Beranda
  • Self Help
  • Sering Tidak Terlihat, Ini Dampak Polusi Indoor bagi Kesehatan

Sering Tidak Terlihat, Ini Dampak Polusi Indoor bagi Kesehatan

Sering Tidak Terlihat, Ini Dampak Polusi Indoor bagi Kesehatan
Ilustrasi dampak polusi dalam ruangan. Credit: Freepik

Bagikan :

Sering kali perhatian lebih tertuju pada polusi di luar rumah, seperti asap kendaraan, asap pabrik, pembakaran sampah, atau debu konstruksi. Padahal, tanpa disadari, udara di dalam rumah bisa mengandung polutan yang berbahaya bagi kesehatan.

 

Penyebab Polusi di Dalam Rumah

Sebagian besar masyarakat menganggap pencemaran udara hanya terjadi di luar ruangan. Padahal, udara di dalam ruangan seperti rumah atau kantor juga dapat tercemar dan berdampak pada kesehatan.

Salah satu penyebab utama buruknya kualitas udara dalam ruangan adalah ventilasi yang tidak memadai. Kurangnya sirkulasi udara membuat polutan terperangkap di dalam ruangan karena udara luar tidak cukup masuk untuk mengencerkan emisi, serta tidak ada aliran yang membawa polutan keluar.

Selain itu, suhu dan kelembapan yang tinggi di dalam ruangan dapat meningkatkan konsentrasi beberapa jenis polutan.

Berbagai sumber polusi udara dalam ruangan antara lain:

  • Asap rokok
  • Bahan bangunan dan perabotan, seperti:
    • Insulasi rusak yang mengandung asbes 
    • Lantai, pelapis, atau karpet yang baru dipasang
    • Lemari atau furnitur dari kayu pres tertentu
  • Produk pembersih dan perawatan rumah tangga
  • Sistem pemanas dan pendingin sentral, serta dan alat pelembap udara
  • Kondisi udara yang terlalu lembap 

Selain itu, polusi udara dalam ruangan juga dapat berasal dari luar, seperti gas radon, pestisida, dan polutan udara luar yang masuk ke dalam bangunan.

Faktor usia dan kondisi perabotan rumah juga berperan dalam meningkatkan polusi udara di dalam ruangan. Misalnya, katup kompor gas yang bermasalah dapat menghasilkan karbon monoksida lebih banyak dibandingkan kompor yang berfungsi dengan baik. Bahan bangunan lama atau penggunaan pengharum ruangan tertentu juga dapat melepaskan polutan secara terus-menerus tanpa disadari.

Baca Juga: Bahaya Polusi Udara bagi Kesehatan Jantung

 

Bahaya Kesehatan Akibat Polusi Udara Dalam Ruangan

Jangka pendek

Dalam jangka pendek, paparan polusi udara dapat menimbulkan berbagai efek kesehatan yang dirasakan secara langsung, antara lain:

  • Iritasi pada mata, hidung, dan tenggorokan
  • Sakit kepala
  • Pusing
  • Mudah lelah atau terasa lemas

Keluhan ini umumnya bersifat sementara dan dapat membaik dengan mengurangi atau menghentikan paparan terhadap sumber polusi, terutama jika sumbernya dapat diidentifikasi dan dikendalikan.

Jangka panjang

Efek jangka panjang akibat polusi udara biasanya baru terasa setelah paparan berlangsung selama bertahun-tahun. Beberapa masalah kesehatan yang dapat muncul antara lain:

  • Penyakit pernapasan kronis
  • Penyakit jantung
  • Kanker

Dampak polutan terhadap kesehatan sangat bergantung pada kadar (konsentrasi) dan lamanya paparan yang dialami. Selain itu, respons setiap orang terhadap polusi udara dalam ruangan bisa berbeda-beda. Artinya, dua orang dengan tingkat paparan yang sama dapat mengalami dampak kesehatan yang berbeda, tergantung kondisi tubuh dan faktor risiko masing-masing.

Baca Juga: Efek Polusi Udara pada Kesehatan Paru-Paru

 

Cara Meningkatkan Kualitas Udara dalam Ruangan

Sebagian besar waktu dihabiskan di dalam rumah atau ruangan tertutup, sehingga menjaga kualitas udara dalam ruangan menjadi hal yang sangat penting.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas udara dalam ruangan antara lain:

  • Memperbaiki ventilasi dengan membuka jendela dan pintu setiap hari
  • Membersihkan debu dan karpet secara rutin
  • Menghindari penggunaan produk kimia yang berbahaya
  • Memastikan tidak ada kebocoran gas pada kompor
  • Menggunakan exhaust fan untuk membantu sirkulasi udara di dapur
  • Menghindari penggunaan lilin aromaterapi
  • Tidak menggunakan produk yang melepaskan bau kimia berbahaya
  • Menggunakan air purifier dan mengganti filternya secara berkala

 

Kualitas udara dalam ruangan yang buruk, baik di rumah maupun di kantor, dapat berdampak pada kesehatan. Jika terdapat tanda-tanda kebocoran gas atau kualitas udara terasa menurun, segera identifikasi sumbernya agar penanganan dapat dilakukan dengan tepat.

Apabila memiliki pertanyaan seputar kualitas udara dalam ruangan, sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau manfaatkan fitur konsultasi kesehatan pada aplikasi Ai Care yang bisa diunduh melalui App Store atau Play Store

 

Mau tahu tips dan trik kesehatan, pertolongan pertama, dan home remedies lainnya? Cek di sini, ya!

Writer : Ratih AI Care
Editor :
  • dr Nadia Opmalina
Last Updated : Kamis, 18 Desember 2025 | 14:01
article-banner

Medline Plus. Indoor Air Pollution. Available from: https://medlineplus.gov/indoorairpollution.html#

United States Enviromental Protection Agency. Available from: https://www.epa.gov/indoor-air-quality-iaq/introduction-indoor-air-quality#causes

WHO, Household Air Pollution. Available from: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/household-air-pollution-and-health

Asthma and Allergy Fooundation of America. Healthier Home. Available from: https://aafa.org/allergies/prevent-allergies/healthier-home-indoor-air-quality/#