• Beranda
  • Self Help
  • Langsung Mandi Air Dingin Setelah Olahraga, Benarkah Berbahaya Bagi Jantung?

Langsung Mandi Air Dingin Setelah Olahraga, Benarkah Berbahaya Bagi Jantung?

Langsung Mandi Air Dingin Setelah Olahraga, Benarkah Berbahaya Bagi Jantung?
Ilustrasi mandi setelah olahraga. Credit: Freepik

Bagikan :

Mandi air dingin setelah olahraga sering dilakukan untuk membersihkan keringat dan bakteri, membantu mencegah jerawat serta bau badan, sekaligus membuat tubuh terasa lebih rileks. Namun, masih banyak anggapan bahwa mandi setelah olahraga (terutama dengan air dingin) dapat membahayakan kesehatan jantung. Lalu, bagaimana fakta medis sebenarnya? Simak penjelasannya dalam artikel berikut.

 

Bolehkah Mandi Air Dingin Setelah Olahraga?

Olahraga membuat tubuh berkeringat sehingga meningkatkan risiko bau badan dan jerawat. Mandi setelah olahraga bermanfaat untuk membersihkan keringat, membantu mencegah jerawat dan bau badan, serta membuat tubuh terasa lebih rileks.

Namun, masih banyak anggapan bahwa mandi air dingin setelah olahraga berbahaya karena dapat membuat kulit kering atau meningkatkan risiko penyakit jantung. Faktanya, mandi air dingin setelah olahraga justru memiliki berbagai manfaat bagi tubuh, di antaranya:

Menjaga kebersihan

Mandi setelah olahraga merupakan bagian dari kebiasaan baik untuk menjaga kebersihan tubuh, terutama jika olahraga dilakukan di luar ruangan seperti mendaki, lari, atau bersepeda yang membuat tubuh terpapar debu dan polusi.

Mandi membantu membersihkan keringat, debu, dan polutan lain yang dapat memicu jerawat serta bau badan. Selain itu, mandi setelah olahraga juga dapat mengurangi risiko masalah kulit lainnya, seperti infeksi jamur.

Merelaksasi otot

Mandi air dingin bermanfaat untuk membantu merelaksasi otot setelah berolahraga. Saat melakukan olahraga berat, tubuh memproduksi energi melalui proses metabolisme anaerobik, yang menghasilkan asam laktat sebagai produk sampingan. Penumpukan asam laktat inilah yang dapat menyebabkan nyeri otot.

Memijat tubuh saat mandi air dingin dapat membantu melancarkan peredaran darah dan mengurangi penumpukan asam laktat, sehingga nyeri otot berkurang. Dengan demikian, otot dapat pulih lebih cepat dan tubuh siap kembali menjalani aktivitas sehari-hari.

Baca Juga: Manfaat Tidur dengan Lampu Dimatikan bagi Kesehatan Jantung

 

Hubungan Mandi Air Dingin Setelah Olahraga dengan Kesehatan Jantung

Mandi air dingin pada dasarnya tidak berbahaya bagi kesehatan dan justru memiliki berbagai manfaat untuk kebersihan serta kesehatan kulit. Namun, para ahli mengingatkan adanya risiko cold plunge yang semakin populer dilakukan setelah olahraga.

Cold plunge adalah aktivitas berendam di air bersuhu sangat dingin, biasanya ditambahkan es batu dengan suhu sekitar 10–20 derajat Celsius, sebagai bagian dari relaksasi atau pemulihan tubuh. Bagi pemula, disarankan untuk mencoba air bersuhu sekitar 20 derajat Celsius atau berendam di air dingin tanpa tambahan es batu terlebih dahulu.

Cold plunge dapat berisiko bila dilakukan segera setelah olahraga berat. Paparan air yang sangat dingin dapat menyebabkan pembuluh darah menyempit secara tiba-tiba.

Kondisi ini berpotensi mengurangi aliran oksigen dan nutrisi ke jaringan, sehingga jantung harus memompa lebih cepat dan detak jantung meningkat. Pada beberapa orang, peningkatan detak jantung yang drastis dapat memicu gangguan irama jantung.

Selain itu, cold plunge juga dapat menyebabkan otot menegang, termasuk otot pernapasan, sehingga memicu napas menjadi cepat dan tidak terkontrol. Kondisi ini berbahaya karena dapat menimbulkan pusing hingga pingsan, terutama jika terjadi saat sedang berada di dalam air.

Baca Juga: Benarkah Sering Minum Melatonin Menyebabkan Gangguan Irama Jantung?

 

Tips Mandi yang Aman Setelah Olahraga

 

Cara mandi yang aman setelah olahraga antara lain:

  • Lakukan pendinginan terlebih dahulu.
    Setelah olahraga, lakukan pendinginan selama 5–10 menit untuk menurunkan detak jantung sebelum mulai mandi.

  • Gunakan air hangat terlebih dahulu.
    Mandi dengan air hangat membantu tubuh lebih rileks dan mencegah kaget akibat perubahan suhu. Setelah suhu tubuh menurun, suhu air dapat disesuaikan secara bertahap menjadi lebih dingin.

  • Gunakan sabun antibakteri.
    Sabun antibakteri membantu membersihkan keringat dan bakteri yang menempel di kulit.

  • Bilas dan keringkan tubuh dengan menyeluruh.
    Pastikan seluruh tubuh, terutama area dan kelompok otot yang banyak digunakan saat olahraga, dibersihkan dengan baik dan dikeringkan secara tuntas.

 

 

Mandi air dingin setelah olahraga bermanfaat untuk membantu relaksasi tubuh dan menjaga kebersihan kulit. Namun, jika Anda ingin mencoba cold plunge, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter, terutama bila memiliki riwayat penyakit jantung atau kondisi kesehatan tertentu.

Anda juga bisa memanfaatkan fitur konsultasi pada aplikasi Ai Care yang dapat diunduh melalui App Store atau Play Store. 

 

Mau tahu tips dan trik kesehatan, pertolongan pertama, dan home remedies lainnya? Cek di sini, ya!

Writer : Ratih AI Care
Editor :
  • dr Nadia Opmalina
Last Updated : Selasa, 13 Januari 2026 | 12:42
article-banner

Abbate, E. (2025). How Bad Is It Really to Not Shower After a Workout?. Available from: https://www.everydayhealth.com/workouts-activities/shower-after-workout/

Watson, K. (2020). Does Taking a Shower or a Bath After a Workout Boost Recovery?. Available from: https://www.healthline.com/health/shower-after-workout

Sayer, A. (2024). Should You Take a Hot or Cold Shower After a Workout to Boost Recovery?. Available from: https://www.goodrx.com/well-being/movement-exercise/hot-or-cold-shower-after-workout?

Lucchetti, L. (2023). Why do cardiac arrests happen in the bathroom?. Availble from: https://www.medicalnewstoday.com/articles/why-do-cardiac-arrests-happen-in-the-bathroom