Radiasi adalah energi yang bergerak dalam bentuk gelombang atau partikel. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering terpapar radiasi dalam jumlah kecil, misalnya dari sinar matahari atau sinar-X, tetapi paparan seperti ini umumnya aman.
Namun, dalam kondisi tertentu, paparan radiasi terutama dalam jumlah besar dapat sangat berbahaya. Hal ini bisa terjadi pada kecelakaan nuklir, serangan dengan senjata radiologis, atau paparan tidak sengaja di lingkungan tertentu. Paparan radiasi tingkat rendah mungkin tidak menimbulkan gejala, tetapi paparan tinggi dapat menyebabkan gangguan serius, bahkan kematian dalam waktu singkat.
Tanda-Tanda Tubuh Terpapar Radiasi
Menurut CDC, gejala paparan radiasi bergantung pada besarnya dosis, lama paparan, serta jenis radiasi. Keluhan dapat muncul dalam hitungan menit hingga beberapa jam setelah tubuh terpapar.
Tanda-tanda paparan radiasi antara lain:
- Mual dan muntah
- Sakit kepala
- Kelelahan ekstrem
- Demam
- Pusing atau disorientasi
CDC mencatat bahwa waktu munculnya mual dan muntah dapat menjadi petunjuk penting untuk memperkirakan tingkat paparan radiasi. Secara umum:
-
Gejala muncul dalam 10 menit pertama: menunjukkan paparan radiasi yang sangat tinggi, biasanya berpotensi fatal tanpa penanganan segera.
-
Gejala muncul dalam 1–4 jam: mengarah pada paparan serius, tetapi peluang bertahan hidup lebih tinggi jika segera mendapat perawatan intensif.
-
Gejala muncul setelah 24 jam atau lebih: menunjukkan paparan yang lebih ringan dengan risiko kematian yang sangat rendah.
Baca Juga: Kenali Dampak Radiasi Nuklir bagi Tubuh
Gejala Lanjutan Paparan Radiasi
Setelah gejala awal muncul, orang yang terpapar radiasi sering merasa membaik untuk sementara waktu. Fase ini disebut masa laten.
Namun, dalam beberapa hari hingga minggu berikutnya, gejala biasanya kembali dan menjadi lebih parah, tergantung pada jumlah radiasi yang diterima. Pada paparan tinggi, gejala lanjutan dapat muncul dalam hitungan hari karena radiasi merusak sel-sel tubuh, terutama sel yang cepat membelah seperti sel darah, saluran pencernaan, dan kulit.
Gejala lanjutan yang mungkin muncul meliputi:
- Kehilangan nafsu makan
- Demam
- Diare berat, terkadang disertai darah
- Muntah berulang
- Kejang atau koma pada kasus yang sangat parah
Baca Juga: Benarkah Kaca Mata Anti Radiasi Efektif untuk Mencegah Radiasi dari Laptop?
Selain gejala sistemik, paparan radiasi dosis tinggi juga dapat menimbulkan cedera radiasi pada kulit. Keluhan ini bisa muncul dalam beberapa jam hingga beberapa hari setelah paparan, berupa:
- Kemerahan seperti kulit terbakar matahari
- Gatal atau sensasi kesemutan
- Pembengkakan
- Lepuhan, luka terbuka, atau borok pada kulit
Kulit dapat terlihat membaik untuk sementara, lalu kembali memburuk dalam beberapa hari atau minggu berikutnya. Proses penyembuhannya bisa berlangsung berbulan-bulan hingga bertahun-tahun. Rambut rontok sementara juga sering muncul beberapa minggu setelah paparan.
Meskipun kasus paparan radiasi berat sangat jarang, memahami tanda-tandanya dapat membantu penyelamatan diri. Jika Anda berada dalam situasi darurat radiasi, tetap tenang, ikuti arahan petugas, dan segera dapatkan pertolongan medis di fasilitas kesehatan.
Apabila memiliki pertanyaan lebih lanjut, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter melalui fitur konsultasi pada aplikasi Ai Care yang tersedia di App Store dan Play Store.
Mau tahu informasi seputar penyakit lainya? Cek di sini, yah!
- dr Nadia Opmalina
CDC (2025). Signs and Symptoms of Radiation Exposure. Available from: https://www.cdc.gov/radiation-emergencies/signs-symptoms/index.html
CDC (2024). About Health Effects of Radiation. Available from: https://www.cdc.gov/radiation-health/about/health-effects-of-radiation.html
Mayo Clinic (2024). Radiation sickness. Available from: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/radiation-sickness/symptoms-causes/syc-20377058
Mayo Clinic (2024). Acute Radiation Syndrome. Available from: https://www.cdc.gov/radiation-emergencies/signs-symptoms/acute-radiation-syndrome.html