Bibir sumbing sering dianggap tidak dapat dicegah. Padahal, berbagai penelitian menunjukkan bahwa risikonya dapat dikurangi dengan pencegahan yang tepat sejak masa kehamilan.
Gaya hidup sehat, asupan nutrisi yang cukup, serta perawatan kehamilan yang baik berperan penting dalam menurunkan risiko bibir sumbing. Artikel ini akan membahas langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk membantu mencegah kondisi tersebut.
Bagaimana Bibir Sumbing Terjadi?
Bibir sumbing terjadi saat bagian-bagian bibir atas bayi yang seharusnya menyatu tidak berkembang dengan sempurna selama masa kehamilan. Proses penyatuan ini biasanya terjadi pada minggu ke-4 hingga ke-7 kehamilan. Jika proses tersebut terganggu, maka akan terbentuk celah pada bibir yang bisa meluas hingga gusi atau langit-langit mulut.
Baca Juga: Polidaktili, Kelainan Memiliki Lebih Banyak Jari Tangan atau Kaki
Langkah Mencegah Bibir Sumbing
Meskipun tidak semua kasus bibir sumbing dapat dicegah, beberapa langkah berikut dapat membantu menurunkan risikonya, antara lain:
Konsultasi genetik sebelum hamil
Jika Anda atau pasangan memiliki riwayat keluarga dengan bibir atau langit-langit sumbing, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter kandungan sebelum merencanakan kehamilan. Dokter mungkin akan merujuk Anda ke konselor genetik untuk mengevaluasi risiko penurunan kondisi ini kepada calon anak.
Mengonsumsi vitamin prenatal sejak dini
Asupan nutrisi yang cukup sejak merencanakan kehamilan berperan penting dalam menjaga kesehatan ibu dan perkembangan janin. Salah satu nutrisi yang sangat dibutuhkan adalah asam folat.
Asam folat terbukti membantu menurunkan risiko berbagai kelainan bawaan, termasuk bibir sumbing. Sebagian besar vitamin prenatal sudah mengandung asam folat sesuai dosis yang dianjurkan. Karena itu, calon ibu disarankan mulai mengonsumsi vitamin prenatal setidaknya satu bulan sebelum pembuahan.
Baca Juga: Tiga Kelainan Kromosom yang Menyebabkan Keguguran di Trimester Pertama
Paparan zat berbahaya
Paparan rokok dan alkohol selama kehamilan merupakan faktor risiko terjadinya bibir sumbing. Zat berbahaya dalam rokok dan alkohol dapat mengganggu perkembangan janin, termasuk proses penyatuan jaringan wajah.
Menghindari rokok dan alkohol sejak masa perencanaan kehamilan hingga selama hamil dapat memberikan perlindungan optimal bagi janin yang sedang berkembang.
Perlu diingat, langkah-langkah pencegahan ini tidak dapat menjamin pencegahan bibir sumbing secara mutlak. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa upaya tersebut terbukti mampu menurunkan risikonya secara signifikan.
Jika bayi lahir dengan bibir atau langit-langit sumbing, segera konsultasikan ke dokter. Dokter dapat merujuk ke dokter bedah plastik yang berpengalaman untuk penanganan dan perbaikan kondisi tersebut.
Bila Anda memiliki pertanyaan seputar bibir sumbing, sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau manfaatkan layanan konsultasi kesehatan pada aplikasi Ai Care yang bisa diunduh melalui App Store atau Play Store.
Mau tahu tips dan trik kesehatan, pertolongan pertama, dan home remedies lainnya? Cek di sini, ya!
- dr Nadia Opmalina
CDC (2024). Cleft Lip/Cleft Palate Available from: https://www.cdc.gov/birth-defects/about/cleft-lip-cleft-palate.html
Mayo Clinic (2024). Cleft lip and cleft palate. Available from: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/cleft-palate/symptoms-causes/syc-20370985
Cleveland Clinic (2024). Cleft Lip/Cleft Palate. Available from: https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/10947-cleft-lip-cleft-palate