Apa yang Terjadi Jika Gigi Dibiarkan Berlubang?

Apa yang Terjadi Jika Gigi Dibiarkan Berlubang?
Ilustrasi sakit gigi akibat gigi berlubang. Credits: Freepik.

Bagikan :

Gigi berlubang, atau karies gigi, merupakan salah satu masalah kesehatan mulut yang paling umum. Pada tahap awal, kondisi ini sering kali tidak menimbulkan keluhan berarti. Namun, jika dibiarkan tanpa penanganan, gigi berlubang dapat berkembang dan memicu berbagai komplikasi serius.

 

Ciri-Ciri Gigi Berlubang

Pada tahap awal, gigi berlubang sering kali tidak menimbulkan rasa sakit. Meski demikian, terdapat beberapa tanda yang perlu diwaspadai, antara lain:

  • Munculnya bercak putih pada permukaan enamel gigi
  • Timbulnya noda cokelat atau hitam pada permukaan gigi
  • Sensitivitas gigi terhadap makanan atau minuman panas, dingin, atau manis
  • Nyeri saat mengunyah
  • Terasa atau terlihat adanya lubang pada gigi, terutama saat menyikat atau memeriksanya

Baca Juga: Tanda Awal Gigi Berlubang pada Anak yang Sering Tidak Disadari

 

Risiko Jika Gigi Dibiarkan Berlubang

Membiarkan gigi berlubang tanpa perawatan dapat menyebabkan berbagai komplikasi yang bersifat progresif dan semakin serius, antara lain:

Kerusakan gigi yang meluas

Lubang gigi dapat terus membesar dan merusak struktur gigi. Jika kerusakan mencapai pulpa, bakteri dapat masuk ke jaringan lunak gigi dan menyebabkan infeksi.

Abses gigi

Infeksi akibat gigi berlubang dapat menyebabkan terbentuknya kantung nanah (abses) di sekitar akar gigi atau gusi. Kondisi ini dapat menimbulkan nyeri hebat, pembengkakan pada wajah, demam, serta bau mulut kronis.

Infeksi menyebar

Pada kasus yang berat, infeksi gigi yang dibiarkan tanpa penanganan dapat menyebar ke rahang, leher, hingga aliran darah. Kondisi ini berpotensi mengancam jiwa jika tidak segera ditangani.

Kehilangan gigi permanen

Gigi yang mengalami kerusakan parah akibat karies sering kali tidak dapat dipertahankan dan harus dicabut. Kehilangan gigi dapat memengaruhi kemampuan mengunyah, berbicara, serta penampilan wajah.

Masalah sistemik

Penelitian menunjukkan bahwa infeksi mulut kronis, termasuk yang disebabkan oleh gigi berlubang, berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit jantung, diabetes, serta komplikasi kehamilan.

Baca Juga: Ketahui Penyebab Gigi Berlubang dan Cara Mencegahnya

 

Apa yang Sebaiknya Dilakukan?

Langkah terbaik terhadap gigi berlubang adalah melakukan pencegahan serta penanganan sejak dini. Beberapa langkah yang perlu dilakukan antara lain:

Rutin periksa ke dokter gigi

Tanpa perlu menunggu munculnya tanda-tanda gigi berlubang, lakukan pemeriksaan gigi secara rutin setidaknya setiap enam bulan sekali. Pemeriksaan ini, termasuk penggunaan sinar-X gigi, dapat membantu mendeteksi kerusakan tersembunyi di antara gigi sejak dini.

Perawatan sesuai kondisi karies

Jika selama pemeriksaan ditemukan tanda-tanda awal kerusakan gigi, dokter biasanya akan menyarankan penggunaan pasta gigi berfluoride, obat kumur, atau perawatan khusus untuk membantu proses remineralisasi enamel. Apabila lubang sudah terbentuk, tindakan penambalan diperlukan untuk menggantikan jaringan gigi yang rusak.

Bila infeksi telah mencapai pulpa, perawatan saluran akar perlu dilakukan untuk menyelamatkan gigi. Pada kondisi yang lebih lanjut dan kerusakan sudah parah, pencabutan gigi dapat menjadi satu-satunya pilihan penanganan.

Perawatan di rumah

Perawatan gigi secara konsisten juga perlu dilakukan di rumah. Biasakan menyikat gigi dua kali sehari menggunakan pasta gigi berfluoride, membersihkan sela gigi dengan benang gigi setiap hari, membatasi konsumsi gula, serta menghindari camilan asam. Langkah-langkah ini membantu mengurangi penumpukan plak dan produksi asam yang dapat merusak enamel gigi.

 

Gigi berlubang bukanlah masalah sepele jika dibiarkan tanpa penanganan. Dengan pemeriksaan rutin, perawatan yang tepat, dan kebiasaan menjaga kebersihan mulut, risiko komplikasi serius dapat dicegah sejak dini.

Jika Anda mengalami keluhan pada gigi atau ingin memastikan kesehatan gigi dan mulut tetap optimal, segera konsultasikan ke dokter gigi. Anda bisa memanfaatkan layanan konsultasi kesehatan pada aplikasi Ai Care yang tersedia di App Store dan Play Store.

 

Mau tahu informasi seputar penyakit lainya? Cek di sini, yah!

Writer : Agatha Writer
Editor :
  • dr Nadia Opmalina
Last Updated : Senin, 29 Desember 2025 | 11:58
article-banner

Health Direct (2025). Tooth decay. Available from: https://www.healthdirect.gov.au/tooth-decay 

Dr. Ananya Mandal, MD (2023). Complications of Tooth Decay. Available from: https://www.news-medical.net/health/Complications-of-Tooth-Decay.aspx 

Cleveland Clinic (2023). Cavities. Available from: https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/10946-cavities