Manfaat Suplemen Creatine bagi Wanita

Manfaat Suplemen Creatine bagi Wanita
Ilustrasi wanita minum suplemen creatine. Credit: Freepik

Bagikan :

Untuk menunjang gaya hidup aktif dan kebutuhan fisik yang optimal, sebagian wanita mungkin mempertimbangkan konsumsi suplemen tertentu. Salah satu suplemen yang mulai banyak digunakan adalah creatine. Suplemen ini dikenal dapat membantu meningkatkan performa fisik dan kekuatan otot. Namun, sebelum mengonsumsinya, penting untuk memahami manfaat serta risiko suplemen creatine bagi wanita.

 

Apa Itu Suplemen Creatine?

Creatine adalah zat alami yang diproduksi oleh tubuh untuk membantu otot rangka berkontraksi dan menghasilkan energi. Saat melakukan aktivitas fisik intens, otot menggunakan creatine sebagai sumber energi cepat agar tenaga tetap stabil. Inilah sebabnya suplemen creatine sering digunakan oleh orang yang rutin berolahraga berat atau latihan intensitas tinggi.

Selain tersimpan di otot, creatine juga terdapat di otak. Karena itu, para ahli menilai creatine berpotensi mendukung fungsi otak dan kesehatan mental. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa wanita cenderung memiliki kadar creatine yang lebih rendah dibanding pria, sehingga suplementasi creatine dapat memberikan manfaat tambahan bagi kesehatan dan performa tubuh wanita secara keseluruhan.

Baca Juga: Pilihan Suplemen untuk Menjaga Kesehatan Ginjal

 

Manfaat Suplemen Creatine bagi Wanita

Mendukung keseimbangan hormon

Hormon estrogen dan progesteron dapat memengaruhi kadar creatine dalam tubuh. Pada wanita yang berolahraga sangat intens, hormon reproduksi bisa menurun dan berdampak pada siklus menstruasi. Konsumsi suplemen creatine secara rutin dapat membantu menjaga kadar creatine tetap stabil dan mendukung kebutuhan energi tubuh.

Meningkatkan performa olahraga

Creatine merupakan salah satu bahan yang banyak digunakan dalam suplemen nutrisi olahraga. Konsumsi creatine dapat membantu meningkatkan performa saat melakukan olahraga intensitas tinggi atau latihan beban berat.

Selain menambah energi selama berolahraga, creatine juga berperan dalam mempercepat pemulihan otot setelah aktivitas fisik berat, seperti latihan beban, lari, berenang, dan olahraga intens lainnya.

Membangun otot dan mengurangi lemak

Suplemen creatine membantu meningkatkan massa otot dengan menambah cadangan energi di dalam sel otot serta mengurangi pemecahan protein otot selama latihan kekuatan. Pada wanita, creatine juga bermanfaat untuk membantu mengatasi penurunan massa otot akibat penuaan (sarkopenia), terutama pada usia 57–70 tahun.

Sejumlah analisis menunjukkan bahwa konsumsi creatine yang dikombinasikan dengan latihan beban dapat meningkatkan massa otot serta kekuatan tubuh bagian atas dan bawah secara lebih optimal.

Mengelola fungski kognitif dan suasana hati

Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi suplemen creatine harian selama 6 minggu dapat meningkatkan beberapa aspek kesehatan kognitif, seperti fungsi eksekutif, kecepatan pemrosesan informasi, keseimbangan, mengurangi kelelahan mental, serta memperbaiki suasana hati.

Pada wanita berusia 60 tahun ke atas, suplementasi creatine terbukti membantu meningkatkan performa kognitif dan menjaga suasana hati tetap lebih stabil.

Meningkatkan kepadatan mineral tulang pada wanita pascamenopause

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi creatine yang dikombinasikan dengan latihan beban dapat membantu menjaga kepadatan mineral tulang dan kekuatan otot pada wanita pascamenopause. Jika dilakukan secara rutin, cara ini berpotensi menurunkan risiko osteoporosis yang umum terjadi pada lansia.

Baca Juga: Daftar Suplemen yang Sebaiknya Tidak Diminum Bersamaan

 

Haruskah Semua Wanita Konsumsi Suplemen Creatine?

Jawabannya, tidak selalu. Sebelum mengonsumsi suplemen creatine, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. Suplemen ini dapat direkomendasikan bila Anda mengalami perubahan hormonal yang memengaruhi energi, massa otot, kesehatan tulang, atau fungsi otak, serta membutuhkan dukungan untuk meningkatkan performa dan pemulihan tubuh.

Namun, wanita hamil, menyusui, serta penderita penyakit ginjal tidak dianjurkan mengonsumsi creatine tanpa pengawasan medis. Meski relatif aman, creatine tetap dapat menimbulkan efek samping, seperti mual, muntah, perut tidak nyaman, kembung, mulas, dan penurunan nafsu makan.

 

Suplemen creatine dapat bermanfaat untuk menjaga stamina dan kekuatan otot pada wanita, tetapi sebaiknya tidak dikonsumsi sembarangan. Jika memiliki pertanyaan seputar kesehatan, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter melalui aplikasi Ai Care yang bisa diunduh melalui App Store atau Play Store.

 

Mau tahu informasi seputar penyakit lainya? Cek di sini, yah!

Writer : Ratih AI Care
Editor :
  • dr Nadia Opmalina
Last Updated : Rabu, 21 Januari 2026 | 13:37
article-banner

Mutchler, C. (2025). 6 Benefits of Creatine for Women. Available from: https://www.verywellhealth.com/what-does-creatine-do-for-women-8773402

Cleveland Clinic. Creatine. Available from: https://my.clevelandclinic.org/health/treatments/17674-creatine

Hovay, K. (2025). Should Women Take Creatine? Here’s What the Research Says. Available from: https://www.goodrx.com/well-being/supplements-herbs/should-women-take-creatine?