Setiap orang tentunya ingin menurunkan berat badan dengan lebih cepat. Sayangnya, penurunan berat badan yang terlalu cepat berisiko menyebabkan kehilangan massa otot, kekurangan nutrisi, dan penurunan metabolisme tubuh.
Penurunan berat badan yang ideal berkisar antara 0,5–2 kg per minggu. Target angka ini lebih aman dan cenderung bertahan dalam jangka panjang. Ingin tahu bagaimana caranya? Simak ulasan berikut.
Kebiasaan Baik untuk Menurunkan Berat Badan
Untuk menurunkan berat badan dengan cara yang sehat, Anda membutuhkan konsistensi, bukan pembatasan ekstrem. Alih-alih diet ketat yang justru membahayakan kesehatan, coba terapkan kebiasaan berikut:
Makan cukup protein
Protein membantu Anda merasa kenyang lebih lama, menjaga massa otot selama penurunan berat badan, dan meningkatkan proses pembakaran kalori saat mencerna makanan.
Sumber protein yang baik seperti dada ayam tanpa kulit, daging sapi tanpa lemak, kacang hitam, dan lain sebagainya.
Membatasi makanan dan minuman manis
Minuman dan camilan manis mengandung kalori tinggi tetapi tidak memiliki nutrisi penting. Makanan dan minuman seperti itu tidak memberikan rasa kenyang dan nutrisi, dan hanya menyebabkan kelebihan asupan kalori saja.
Baca Juga: Lama Tidak Diet, Ini Cara Memulainya Kembali
Minum cukup air
Minum cukup air terbukti mendukung penurunan berat badan melalui beberapa cara, di antaranya:
- Memberi rasa kenyang sementara sebelum makan
- Meningkatkan pembakaran kalori
- membantu metabolisme lemak
- Mencegah sembelit dan kembung akibat penumpukan limbah
Perbanyak asupan serat
Serat memperlambat pencernaan, meningkatkan rasa kenyang, dan membantu mengatur gula darah. Serat juga membuat Anda tidak cepat lapar dan cenderung makan lebih sedikit.
Sumber serat terbaik bisa ditemukan dalam sayuran, buah-buahan utuh, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, dan polong-polongan.
Baca Juga: Apakah Diet Gluten Free Aman Bagi Tubuh?
Makan lebih lambat dan sadar
Makan terlalu cepat membuat otak tidak sempat menerima sinyal kenyang, sehingga Anda mungkin makan berlebihan. Makan perlahan memberi waktu bagi tubuh untuk mengenali rasa kenyang.
Tidur cukup
Kurang tidur bisa mengganggu keseimbangan hormon pengatur nafsu makan. Akibatnya, Anda lebih mudah merasa lapar dan mengidam makanan tinggi kalori. Usahakan tidur 7–9 jam setiap malam untuk mendukung metabolisme dan pengendalian nafsu makan.
Hindari makanan olahan dan tinggi gula tambahan
Makanan olahan cenderung tinggi gula, lemak jenuh, sodium dan dirancang membuat Anda ingin makan terus. Sayangnya, makanan ini rendah serat dan nutrisi penting, sehingga kurang bermanfaat bagi tubuh.
Gantilah dengan makanan utuh seperti sayuran, buah, protein tanpa olahan, dan lemak sehat seperti alpukat, kacang, minyak zaitun.
Dengan menerapkan kebiasaan-kebiasaan di atas, Anda bisa menurunkan berat badan tanpa diet ekstrem, tetap sehat. Apabila memiliki kesulitan, sebaiknya bicarakan dengan dokter melalui layanan konsultasi kesehatan Ai Care yang tersedia di App Store atau Play Store.
Mau tahu informasi seputar nutrisi, makanan dan tips diet lainnya? Cek di sini, ya!
- dr. Monica Salim
Kris Gunnars, BSc (2024). Want to Lose Weight Fast? These Science-Backed Tips Can Help You Lose Weight Sustainably. Available from: https://www.healthline.com/nutrition/how-to-lose-weight-as-fast-as-possible
CDC (2025). Steps for Losing Weight. Available from: https://www.cdc.gov/healthy-weight-growth/losing-weight
Cleveland Clinic (2022). 4 Ways Protein Can Help You Shed Pounds. Available from: https://health.clevelandclinic.org/how-much-protein-to-eat-to-lose-weight/
Jennifer Huizen (2023). Can water help you lose weight?. Available from: https://www.medicalnewstoday.com/articles/322296