Penyebab Kista Baker (Baker Cyst) dan Penangannya

Penyebab Kista Baker (Baker Cyst) dan Penangannya
Ilustrasi cedera lutut. Credit: Freepik

Bagikan :

Kista Baker (Baker cyst) atau kista popliteal adalah benjolan berisi cairan yang muncul di bagian belakang lutut. Kondisi ini dapat menyebabkan pembengkakan, nyeri, dan keterbatasan gerak, sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari.

 

Apa Itu Kista Baker (Baker Cyst)?

Kista Baker adalah benjolan berisi cairan yang terbentuk di bagian belakang lutut. Kondisi ini muncul ketika ada masalah pada sendi lutut atau jaringan di sekitarnya.

Kerusakan tersebut menyebabkan produksi cairan sendi meningkat, lalu cairan berlebih mengalir keluar ke bagian belakang lutut. Karena hanya bisa mengalir ke satu arah, cairan ini akhirnya menumpuk dan membentuk kantong berisi cairan yang disebut kista Baker.

Kista Baker bukan pertumbuhan jaringan seperti tumor dan umumnya bersifat jinak. Meskipun begitu, Anda tetap disarankan memeriksakannya ke dokter jika menemukan benjolan di belakang lutut agar penyebabnya dapat dipastikan dan ditangani dengan tepat.

Baca Juga: Penyebab dan Penanganan Kista Bartholin

 

Penyebab dan Faktor Risiko Kista Baker (Baker Cyst)?

Di dalam persendian terdapat cairan kental yang disebut cairan sinovial. Cairan ini berfungsi sebagai pelumas, mengurangi gesekan, dan melindungi ujung tulang agar dapat bergerak dengan lebih leluasa. Namun, pada kondisi tertentu, lutut dapat memproduksi cairan sinovial dalam jumlah berlebih. Cairan yang menumpuk ini kemudian terdorong ke bagian belakang lutut dan membentuk kista Baker.

Beberapa kondisi yang dapat meningkatkan produksi cairan sinovial antara lain:

  • Artritis atau peradangan sendi lutut. Peradangan dapat merusak jaringan persendian dari waktu ke waktu. Kerusakan ini memicu tubuh memproduksi cairan sinovial berlebih yang kemudian membentuk kista Baker.
  • Cedera lutut. Cedera dapat merusak jaringan dan menyebabkan pembengkakan. Penumpukan cairan akibat cedera ini juga dapat berkembang menjadi kista.

Kista Baker dapat terjadi pada siapa saja, tetapi beberapa orang memiliki risiko lebih tinggi, seperti:

  • Berusia 35-70 tahun.
  • Atlet.
  • Orang yang sering melakukan aktivitas dengan tekanan berulang pada lutut.
  • Pengidap artritis.

Baca Juga: Kista Ovarium Membesar, Kapan Perlu Dioperasi?

 

Penanganan Kista Baker (Baker Cyst)

Pada kasus yang jarang terjadi, kista Baker dapat pecah dan menyebabkan cairan sinovial bocor ke area betis. Kondisi ini menimbulkan nyeri tajam di lutut, pembengkakan pada betis, serta kemerahan atau sensasi seperti ada air yang mengalir di betis.

Kista Baker terkadang dapat membaik dengan sendirinya. Namun, jika ukurannya cukup besar atau menimbulkan keluhan, beberapa perawatan yang mungkin diperlukan antara lain:

Pemakaian obat-obatan

Penggunaan obat pereda nyeri yang dijual bebas, seperti asetaminofen atau ibuprofen, dapat membantu meredakan nyeri dan peradangan. Jika diperlukan, dokter juga dapat memberikan obat pereda nyeri yang lebih kuat, termasuk suntikan steroid untuk mengurangi peradangan serta mengecilkan ukuran kista.

Terapi fisik

Terapi fisik dapat membantu meningkatkan rentang gerak serta memperkuat otot-otot di sekitar lutut. Dengan begitu, lutut terasa lebih stabil dan fungsinya tetap terjaga.

Operasi atau prosedur lainnya

Untuk mengurangi ukuran kista, dokter dapat mengeluarkan cairan dari dalam kista menggunakan jarum dengan panduan ultrasonografi (USG). Selain itu, dokter juga dapat melakukan operasi artroskopi untuk memperbaiki tulang rawan yang robek sekaligus mengeluarkan cairan yang menumpuk.

Pembedahan untuk mengangkat kista umumnya jarang dilakukan dan biasanya hanya dipertimbangkan jika berbagai pilihan pengobatan lain tidak efektif meredakan nyeri atau keluhan Anda.

 

Kista Baker umumnya tidak berbahaya, namun jika mengganggu aktivitas harian Anda sebaiknya periksakan ke dokter. Jika memiliki pertanyaan seputar kesehatan, Anda bisa berkonsultasi ke dokter atau manfaatkan fitur konsultasi pada aplikasi Ai Care yang bisa diunduh melalui App Store atau Play Store

 

Mau tahu informasi seputar penyakit lainya? Cek di sini, yah!

Writer : Ratih AI Care
Editor :
  • dr Nadia Opmalina
Last Updated : Jumat, 5 Desember 2025 | 11:35
article-banner

Mayo Clinic. Baker Cyst. Available from: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/bakers-cyst/symptoms-causes/syc-20369950

NHS. Baker Cyst. Available from: https://www.nhs.uk/conditions/bakers-cyst/#

Cleveland Clinic. Baker Cyst (Popliteal Cyst). Available from: https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/15183-bakers-cyst

MSD Manual. Baker Cyst. Available from: https://www.msdmanuals.com/home/quick-facts-bone-joint-and-muscle-disorders/muscle-bursa-and-tendon-disorders/baker-cyst