• Beranda
  • Nutrisi
  • Minyak Kelapa Lebih Sehat dari Minyak Lain, Ini Alasannya

Minyak Kelapa Lebih Sehat dari Minyak Lain, Ini Alasannya

Minyak Kelapa Lebih Sehat dari Minyak Lain, Ini Alasannya
Credits: Freepik

Bagikan :

Kesadaran akan hidup sehat makin meningkat saat ini. Banyak orang mulai beralih dari minyak nabati biasa seperti minyak kelapa sawit ke minyak kelapa, yang dianggap lebih alami dan bermanfaat. Namun, benarkah minyak kelapa lebih sehat dibanding minyak lainnya?

Temukan jawabannya melalui ulasan berikut ini.

Terbuat dari Apakah Minyak Kelapa?

Minyak kelapa adalah jenis minyak nabati yang terbuat dari ekstraksi daging kelapa. Minyak ini berbentuk padat pada suhu kamar dan mencair jika dipanaskan.

Ada dua jenis utama minyak kelapa, yaitu:

  • Minyak kelapa mentah (virgin coconut oil) yang terbuat dari daging kelapa segar dan memiliki aroma dan rasa khas kelapa
  • Minyak kelapa olahan (refined coconut oil) yang terbuat dari kelapa kering, biasanya tidak berbau dan tahan suhu tinggi

Minyak kelapa memiliki aroma dan rasa yang enak. Minyak kelapa juga mudah beradaptasi sehingga menjadikannya bahan yang sempurna untuk ditambahkan ke berbagai produk, baik produk makanan, tabir surya, produk rambut hingga deodoran.

Baca Juga: Manfaat Minyak Kelapa untuk Merawat Rambut

Manfaat Minyak Kelapa

Minyak kelapa memiliki aneka manfaat bagi kesehatan, di antaranya:

Mungkin membantu menurunkan berat badan

Minyak kelapa mengandung asam laurat dan trigliserida rantai sedang (MCTs). Ini membuatnya lebih cepat dicerna oleh tubuh dan diubah menjadi energi, bukan disimpan sebagai lemak. Artinya, mengonsumsi minyak kelapa mungkin membantu menurunkan berat badan.

Namun, penting diketahui bahwa minyak kelapa komersial umumnya hanya mengandung sedikit MCT murni. Studi tentang efektivitasnya untuk menurunkan berat badan masih memberikan hasil yang bertentangan, dan belum cukup kuat untuk merekomendasikannya sebagai alat diet utama.

Melembapkan kulit dan rambut

Minyak kelapa terbukti efektif sebagai pelembap alami. Ia membantu mengurangi hilangnya air dari kulit, melembutkan rambut kering dan rusak, serta mengurangi ketombe berkat sifat antimikroba asam lauratnya.

Mendukung fungsi otak

Beberapa teori menyebut bahwa keton, yang dihasilkan saat tubuh memecah lemak seperti minyak kelapa, bisa menjadi sumber energi alternatif bagi otak, terutama pada penderita Alzheimer. Namun, penelitian pada manusia masih sangat terbatas, dan tidak ada bukti kuat bahwa konsumsi minyak kelapa secara rutin dapat mencegah atau mengobati demensia.

Risiko Minyak Kelapa

Minyak kelapa terdiri dari 90% lemak jenuh, yang jauh lebih tinggi daripada mentega dan lemak babi. Konsumsi lemak jenuh berlebihan bisa meningkatkan LDL dan risiko penyakit jantung dan stroke.

Untuk menjaga kesehatan jantung, disarankan membatasi lemak jenuh tidak lebih dari 5-6% dari total kalori harian tubuh. Atau tidak lebih dari 1 sendok makan per hari dan sebaiknya tidak menggantikan seluruh sumber lemak sehat lainnya.

Baca Juga: Minyak Terbaik untuk Menggoreng Makanan

Cara Sehat Menggunakan Minyak Kelapa

Jika ingin menikmati manfaat minyak kelapa, Anda bisa memulainya dengan:

  • Menggunakannya sebagai tumisan ringan atau memasak suhu sedang
  • Sebagai pengganti mentega dalam resep panggang
  • Menambahkan 1/2 - 1 sendok teh ke dalam smoothie, kopi, atau oatmeal
  • Menggunakannya sebagai masker rambut atau pelembap
  • Untuk memasak, pilih minyak kelapa olahan yang memiliki titip asal lebih tinggi

Memiliki pertanyaan lebih lanjut? Anda bisa memanfaatkan layanan konsultasi kesehatan Ai Care yang tersedia di App Store atau Play Store.

Mau tahu informasi seputar nutrisi, makanan dan tips diet lainnya? Cek di sini, ya!

Writer : Agatha Writer
Editor :
  • dr. Monica Salim
Last Updated : Rabu, 28 Januari 2026 | 14:21
article-banner

WebMD (2025). Coconut Oil: Is It Good for You?. Available from: https://www.webmd.com/diet/coconut-oil-good-for-you 

WebMD (2025). Coconut Oil: Is it Good for You?. Available from: https://www.webmd.com/diet/coconut-oil-good-for-you 

 

Franziska Spritzler and Katey Davidson, MScFN, RD (2025). How to Eat Coconut Oil, and How Much Per Day?. Available from: https://www.healthline.com/nutrition/how-to-eat-coconut-oil