Depresi bukan sekedar perasaan sedih atau bad mood. Depresi merupakan gangguan kesehatan mental yang ditandai dengan perasaan putus asa, kehilangan minat, dan gangguan fungsi sehari-hari lebih dari dua minggu.
Pada pria, depresi sering kali tidak muncul sebagai kesedihan yang jelas. Sebaliknya, gejalanya bisa tersamar dalam bentuk keluhan fisik, perilaku impulsif, atau perubahan suasana hati yang tidak biasa, seperti mudah marah atau frustrasi. Karena itulah, depresi pada pria sering terlewatkan atau salah didiagnosis.
Mengapa Depresi pada Pria Sulit Dikenali?
Depresi pada pria sulit dikenali karena beberapa alasan, di antaranya:
Gejala yang berbeda
Depresi pada pria cenderung muncul sebagai kemarahan, merasa terganggu oleh orang lain, atau keluhan fisik, bukan kesedihan
Stigma sosial
Banyak pria merasa bahwa mengakui perasaan rapuh bertentangan dengan sisi maskulinitas pria.
Minimnya ekspresi emosi
Pria lebih cenderung menyembunyikan perasaan atau mengalihkannya lewat kerja berlebihan, alkohol, atau aktivitas berisiko.
Enggan mencari bantuan
Rasa malu, takut dianggap lemah, atau khawatir akan dampak pada karier membuat banyak pria menunda pengobatan.
Baca Juga: Apa yang Sebaiknya Dilakukan Orang Tua Saat Anak Depresi?
Tanda-Tanda Fisik Depresi pada Pria
Meski depresi adalah kondisi mental, sebenarnya tubuh memberikan sinyal apabila pikiran sudah terlalu berat untuk diungkapkan. Berikut adalah tanda-tanda fisik yang umumnya muncul:
Sakit kepala terus menerus atau migrain
Tekanan emosional bisa memicu ketegangan otot dan perubahan kimia otak. Akibatnya, Anda mengalami sakit kepala berulang.
Nyeri tubuh tanpa sebab jelas
Tekanan emosional juga bisa memengaruhi jalur saraf yang mengatur persepsi nyeri, sehingga Anda merasakan nyeri yang lebih intens di berbagai bagian tubuh, seperti di leher, bahu, punggung, dan persendian.
Gangguan pencernaan
Keluhan seperti sakit perut, kembung, diare, sembelit, asam lambung naik, sering dikaitkan dengan stres psikologis.
Perubahan pola tidur
Stres juga bisa menyebabkan kesulitan tidur, sering terbangun di tengah tidur, atau justru tidur berlebihan sebagai bentuk pelarian.
Kelelahan ekstrem
Meski sudah cukup istirahat, pria yang depresi sering merasa lesu, tidak berenergi, atau seperti baterai habis.
Perubahan nafsu makan dan berat badan
Selain kelelahan, stres bisa memicu makan berlebihan yang berujung kenaikan berat badan atau kehilangan nafsu makan yang memicu penurunan berat badan.
Gelisah
Stres bisa memicu kegelisahan, mondar-mandir, tidak tenang dan tidak bisa duduk diam.
Baca Juga: Mengapa Depresi Makin Parah di Malam Hari?
Bagaimana Membantu Pasangan yang Mengalami Depresi?
Jika Anda melihat tanda-tanda fisik di atas pada pasangan, jangan abaikan.
- Mulai dengan empati, bukan tekanan
- Fokus pada gejala fisik saat membuka percakapan
- Dorong untuk mencari bantuan profesional
- Dukung rutinitas sehari-hari dengan mengajak berolahraga, menyiapkan makanan bergizi, atau membantu mengatur jadwal tidur
Cari bantuan darurat apabila pasangan menyebutkan ingin menghilang atau tidak ada gunanya hidup, membereskan urusan pribadi secara tiba-tiba, menarik diri dari keluarga dan teman, atau menyalahgunakan alkohol dan obat-obatan.
Anda bisa menghubungi layanan darurat melalui:
- 119 ext 8 (layanan kesehatan jiwa Kemenkes RI)
- Into The Light Indonesia (0812-8111-9000 via WhatsApp)
Anda juga bisa berbicara dengan dokter melalui layanan konsultasi kesehatan Ai Care yang tersedia di App Store atau Play Store.
Mau tahu informasi seputar penyakit lainya? Cek di sini, yah!
- dr Hanifa Rahma
Health Direct (2023). Depression in men. Available from: https://www.healthdirect.gov.au/depression-in-men
Mayo Clinic (2024). Male depression: Understanding the issues. Available from: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/depression/in-depth/male-depression/art-20046216
American Psychological Association. Depression. Available from: https://www.apa.org/topics/depression
Lisa Rapaport (2024). 6 Ways You Can Help a Loved One With Depression. Available from: https://www.everydayhealth.com/depression-pictures/ways-to-help-loved-one-with-depression.aspx